• Menjadi Sahabat Anak

    “Kak, sekarang malem ya?” “Hah? Nggak kok, sekarang siang, kan lagi makan siang” “Nggak gitu kak, kalo di Kidzania waktunya malem terus” “Loh, kenapa gitu?” “Di sini itu malem terus karena ini kan tempatnya mimpi-mimpi kita. Bisa jadi dokter, jadi pembalap, dan lain-lain…” “Emang kamu mimpinya jadi apa?” “Jadi dokter!” “Jadi guru!” “Kalau kamu?” “Hmm,”

    Baca Lebih Lanjut
  • Mencintai Seluruh Hasil

      Saya pernah diberikan kesempatan untuk mengalami perasaan terluka saat di bangku sekolah. Kala itu, usaha terbaik yang telah saya lakukan ternyata mendapatkan nilai tidak sebaik yang diharapkan. Ada memori di mana setiap harinya dihadapkan dengan latihan soal, pemantapan, dan juga pulang larut malam karena mengikuti tambahan di luar sekolah. Kesedihan terberat kala itu adalah

    Baca Lebih Lanjut
  • Pekerjaan dan Refleksi atas Identitas Diri

      Bagi kebanyakan orang, profesi atau pekerjaan yang dilakoni sehari-hari adalah identitas diri. Bagaimana tidak? Kita menghabiskan hampir seluruh waktu seharian dalam balutan jubah pekerjaan. Apa pun itu. Polisi, guru, dokter, jaksa, entrepreneur, dosen, ibu rumah tangga, pegawai negeri, pegawai BUMN, pegawai swasta, pekerja seni, fotografer, instruktur olahraga hingga chef. Tanpa sadar, profesi tersebut telah

    Baca Lebih Lanjut
  • Awal Kelahiran Sang JAGOAN

    Panggil saja aku Joy, anak bungsu dari 2 bersaudara yang berasal dari kota Solo. Empat tahun yang lalu, tepatnya tahun 2014, aku memutuskan untuk mengadu nasib ke Kota Pahlawan untuk melanjutkan studiku di Universitas Kristen Petra Surabaya dan mengambil salah satu jurusan yang kata mereka “cuman ngegambar doang” atau yang biasa disebut Desain Komunikasi Visual.

    Baca Lebih Lanjut
  • Dream as My Life Compass

    Saya lahir dan dibesarkan di Bandung. Saya sangat beruntung memiliki hubungan keluarga yang erat dan orang tua yang mendidik saya dengan sangat baik. Salah satu dari hal yang mereka tanamkan kepada saya dan kakak adalah betapa pentingnya untuk memiliki mimpi, disertai dengan kerja keras untuk mencapai mimpi-mimpi tersebut. Sejak kecil, saya punya impian untuk belajar

    Baca Lebih Lanjut
  • Belajar Berani dari Marwa

    1 Oktober 2015. Hari itu saya menghadiri acara penganugerahan Beasiswa Marwa El-Sherbini for open-mindedness and tolerance. Beasiswa yang dianugerahkan Negara Bagian Free State of Saxony melalui Kementerian Persamaan Hak dan Integrasi yang bekerja sama dengan kota Dresden untuk mengenang Marwa El-Sherbini. Acara penganugerahan saat itu diselenggarakan di Aula Max Plank Institute Dresden. Salah satu tempat

    Baca Lebih Lanjut
  • Berkiprah dengan Jalanku, Caraku

    Kalau orang-orang membicarakan mahasiswa, pasti kata kunci paling populer adalah organisasi, panitia, aspirasi, dan kritis. Apalagi, sejak masa ospek tingkat universitas hingga jurusan, pasti banyak senior yang menggembor-gemborkan pentingnya berpartisipasi dalam organisasi dan kepanitiaan. Demi soft skill yang penting untuk bekal di dunia kerja, kata mereka. Maka, berbondong-bondonglah mahasiswa mendaftar ke BEM, himpunan, maupun kegiatan

    Baca Lebih Lanjut
  • Breakaway

    “Kamu ‘kan dari dulu cita-citanya masuk sekolah yang sama seperti ayah. Masih belum berubah ‘kan cita-citanya sampai sekarang?” “Bersyukur dong kamu masuk ke institusi ternama itu. Coba bayangin kalau kamu keterimanya di universitas yang namanya biasa-biasa aja, sementara temen-temen kamu pada kuliah di kampus yang bagus, terus ada yang di Singapura, Amerika, akademi kemiliteran… berarti

    Baca Lebih Lanjut