Surat dari Kami: Healing Talk

Foto Hadis Safari dari Unsplash.com

Pernah bertanya apa yang sebenarnya dirasakan oleh teman sebangkumu?

Pernahkah berpikir bahwa orang yang tertawa setiap hari, ternyata baru saja mengalami hal buruk?

Pernahkah tersadar, sebenarnya kita mempunyai masalah yang selalu menggangu kita, melekat dan tak pernah terungkap?


Setiap orang mempunyai masalah yang berbeda, bahkan diri kita sendiri sering kali menyembunyikan keresahan dari orang lain. Terkadang, kita sendiri menahan diri kita untuk menunjukan apa yang sebenarnya kita rasakan. Kita memendam rasa kecewa, ketakutan, kepanikan, kekhawatiran, dengan asumsi yang dibuat oleh diri sendiri. Sering kali muncul pemikiran bahwa orang lain tidak peduli dengan apa yang kita rasakan, atau lebih memilukan lagi, ketika kita menganggap bahwa diri kita lemah ketika kita menunjukan perasaan yang sebenarnya.

Sama halnya ketika kita bicara tentang mental health (kesehatan jiwa). Stigma masyarakat pun menahan kita membahasnya dengan terbuka. Seolah, kesehatan jiwa adalah satu hal lain yang jauh dari kehidupan kita. Padahal, berdasarkan data WHO, sekitar 300 juta orang di dunia terkena dampak depresi dengan angka perempuan lebih besar daripada laki-laki. Maka, kesehatan jiwa bukan lagi hal yang bisa dipandang sebelah mata, bahkan disepelekan. Begitu banyak orang yang hidupnya akan dipengaruhi oleh kesehatan jiwa yang kurang seimbang.

Dalam sharing session pada Sabtu (20 Januari) ini, ceritaperempuan.id berkolaborasi dengan Lifescape ingin memberikan ruang aman dan nyaman bagi mereka yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan jiwa. Kami ingin berbagi kisah dan kegelisahan tentang bagaimana kesehatan jiwa amat berpengaruh dalam hidup kita. Memang, menggerakan hati untuk lebih peduli dan peka terhadap orang lain bukanlah perkara mudah. Kami pun berharap dari cerita yang kami bagi melalui blog maupun sesi, pada akhirnya membuat kita menyadari bahwa kepekaan sederhana yang kita lakukan sangatlah berarti bagi orang lain, bahkan diri sendiri.

Semoga apa yang kami bagi dapat mengggerakan hati setiap individu. Mari kita kembali percaya bahwa tidak apa-apa bagi kita mengalami kegelisahan dalam diri. Tidak apa-apa untuk percaya kepada diri kita sendiri, bahwa kita dapat melalui semua perjuangan dengan proses yang berbeda-beda.

Be kind, always. Judge less; just listen to their story. Because we believe, healing starts when we feel heard.

Salam,
ceritaperempuan.id & Lifescape

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *