Kegiatan Lalu: Art as Therapy for Women

Dalam rangka rangkaian perayaan ulang tahun pertama ceritaperempuan.id dan menyambut Hari Kartini, pada hari Minggu, 15 April 2018 lalu, kami mengadakan workshop “Art as Therapy for Women”.

Bersama fasilitator @a.riswarie, seorang terapis seni profesional dan dua co-fasilitator (@auliaamandasantoso & @gavnias) di @mrguancoffee Bandung, para peserta bersama-sama membuat karya berupa kolase dari bahan-bahan yang disediakan. Melalui proses berkarya itu, peserta mengekspresikan diri dengan penjelajahan tubuh, rasa, dan pikir. Rasa yang biasanya diucapakan, berganti menjadi tangan-tangan yang bergerak untuk menarik garis, menggunting kertas, dan menempel warna. Pada akhirnya, kami kembali diingatkan. Bahwa, kesempatan mengungkapkan apa yang kita rasakan dan berproses untuk mengolah rasa dalam bentuk apa pun adalah sebuah anugerah.

Di workshop ini, peserta dibagi dalam tiga kelompok kecil. Sebelum berkarya, mereka menggunting kertas berwarna untuk dijadikan prayer flag yang digantung di salah satu sudut ruang workshop. Selama berkarya membuat kolase, suasana begitu hening, karena semua peserta fokus dengan apa yang mereka kerjakan.

“Art as Therapy for Women” lebih dari sekadar workshop di mana kita belajar untuk berproses mengolah rasa dan bernegosiasi dengan diri. Di workshop ini, ceritaperempuan.id berkenalan dengan individu-individu baru. Kami semua berbagi cerita, dan lagi-lagi membuka perspektif yang baru.

Setiap orang memiliki kisah masing-masing. Kadang, tidak semua situasi hidup bisa dijalani dengan mudah. Namun, pada akhirnya salah satu hal paling berharga adalah bagaimana kita merefleksikan apa yang terjadi. Bagaimana kita memberikan diri kesempatan untuk menyembuhkan luka.

Ceritaperempuan.id berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat: @a.riswarie sebagai fasilitator utama beserta co-fasilitator @auliaamandasantoso@gavnias@jovansch yang dengan antusias membawakan workshop; @aksaraini yang selalu sigap membantu kami di tempat workshop; @iidmhd untuk foto-foto dokumentasinya. Terima kasih juga untuk @mrguancoffee yang membukakan pintu dan ruang serta @djamoe.id untuk kesegaran kearifan lokal bagi para peserta dan fasilitator.

Dan, untuk semua peserta yang kini telah menjadi teman baru kami. Semoga kita bisa bertemu pada sesi berbagi ataupun workshop berikutnya!

Tentang Fasilitator

Ardhana Riswarie (@a.riswarie) atau yang lebih akrab dipanggil Arie adalah seorang terapis seni yang juga staf pengajar di Prodi Seni Rupa Institut Teknologi Bandung.

Kepedulian dan semangat di dunia psikologi ditunjukkan dengan meraih gelar MA di bidang Psikoterapi Seni dari Goldsmith, University of London. Setelah lulus, ia bekerja dengan beragam klien, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Arie juga banyak bekerja sama dengan beberapa komunitas dan lembaga di Bandung untuk memberi layanan penanganan terapi seni dan seni sebagai terapi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *