Merangkai Kata untuk Hati

Sejak kami memutuskan membuat blog sebagai ruang berbagi, banyak sekali pertanyaan yang kami terima mengenai bagaimana cara merangkai kisah personal dalam satu tulisan.

Tentunya, di balik persyaratan teknis, banyak sekali cara untuk menulis cerita. Bagi kami, tim ceritaperempuan.id, mengutarakan sebuah kisah lewat kata-kata adalah salah satu cara untuk melepas kegelisahan sekaligus momen untuk berefleksi atas diri sendiri. Pada dasarnya, kami sangat mendukung setiap langkah seseorang dalam membuat tulisan, dan kami yakin kita masing-masing memiliki cara yang unik

Namun, kali ini kami ingin sedikit berbagi sedikit catatan kecil dari proses menulis yang terinspirasi oleh mereka yang telah berbagi kisah kepada kita semua. Kami menyadari ada empat proses yang penting dalam proses penulisan artikel di blog kami.

 

#1 Tulislah Kisah yang Nyaman Kamu Ceritakan

Menulis kisah yang sangat personal, apalagi memengaruhi diri kita secara emosional, sering kali bukanlah hal mudah. Kita tidak tahu harus memulai dari mana. Maka, kami sarankan untuk menulis tentang apa yang nyaman untuk kamu ceritakan. Jangan sampai apa yang kamu tuliskan justru malah membebani hatimu.

 

#2 Mengolah Rasa

Ada saat-saat di mana kita ingin menumpahkan segalanya dalam tulisan, dan melupakan bahwa mungkin perasaan yang tertumpahkan belum sempat kita refleksikan. Sehingga, perasaan itu justru membuat tulisan kita menjadi bias. Jadi, biarkan tulisan ini menjadi media untuk kita dalam mengolah rasa yang ada supaya kita pun belajar bersama untuk menelaah diri. Dan, sadari bahwa segala rasa yang muncul adalah wajar apa adanya.

 

#3 Ambillah Jeda

Tarik napas dalam-dalam. Hentikan gerakan jemari di atas keyboard atau letakkan alat tulismu apabila kita terlalu terlarut dalam perasaan. Terkadang, kita hanya butuh waktu sejenak untuk kembali menata pikiran, dan berkata kepada diri sendiri bahwa kita adalah individu yang sedang berproses.

 

#4 “Kita Tidak Sendiri”

Ya, kita tidak sendiri. Meskipun semua orang memiliki cerita masing-masing dan ada kalanya begitu jauh berbeda, tapi akan selalu ada benang merah di dalamnya. Benang merah itu, yang kami sadari, adalah bagaimana kita berjuang untuk menjalani hidup serta menghargai apa diri kita sebagai individu yang selalu tumbuh. Maka, ketika menulis, mari kita ingat bahwa di luar sana ada orang-orang yang berjuang seperti kita.

 

Empat catatan di atas, sekali lagi, hanya sebagian kecil dari proses menulis. Yang pasti, tidak ada proses menulis yang sama, karena kita memiliki tahapan sendiri. Layaknya perjalanan panjang, kami berharap tulisan-tulisan di blog ceritaperempuan.id adalah salah satu langkah untuk berefleksi atas apa yang telah kita lewati.

Selamat menulis!

 

Catalan Editor: 

Ilustrasi yang dipergunakan di atas merupakan karya dari Safiera Wulandari yang ia buat khusus untuk ceritaperempuan.id . Kepada Fiera kami ingin mengucapkan banyak terima kasih atas kesediannya memberikan ilustrasi yang begitu cantik untuk artikel kami.

 

Penulis: tim ceritaperempuan.id

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *