• A Journey to Find God

    Pertanyaan pertama tentang keberadaan Tuhan kali pertama muncul saat saya masih SMA. Di masjid depan asrama sesudah shalat dzuhur, saya bertanya dalam hati, “Memang Tuhan itu ada?” Tahun pertama SMA saya habiskan di asrama—sebuah pengalaman baru karena saya lama tinggal di rumah. Saya bertemu dengan banyak manusia yang berasal dari latar belakang berbeda. Hampir semua

    Baca Lebih Lanjut
  • Sisterhood Against Stigma

      Hi, ceritaperempuan.id! My name is Stephanie. I’m a 24 year old American woman. I lived in Indonesia for a year conducting research, and while I was there, my friend Asih asked me if I’d like to write a story for ceritaperempuan.id. I wasn’t sure what to write. But then a small random interaction at

    Baca Lebih Lanjut
  • Sisterhood Against Stigma

      Hai, ceritaperempuan.id! Nama saya Stephanie. Saya berusia 24 tahun dan berasal dari Amerika. Dalam rangka penelitian, saya sempat tinggal di Indonesia selama setahun. Ketika di sana, teman saya Asih bertanya kepada saya apakah saya bisa menulis cerita untuk ceritaperempuan.id. Saya tidak yakin apa yang harus ditulis. Tapi kemudian sebuah interaksi kecil di bandara di

    Baca Lebih Lanjut
  • Menjadi Tangguh dan Tidak Jomblo

    Prolog   Setelah lama disatroni untuk menulis di sini, akhirnya saya mendapatkan topik yang ingin sekali saya bagi. Bermula melihat unggahan seorang teman di media sosial mengenai bagaimana tidak menurunkan standar sebagai perempuan hanya untuk mendapatkan “jodoh” dan mencari pria dengan hati yang lebih “besar”, ada sesuatu yang sering kali terlupakan untuk dibahas, dan inilah

    Baca Lebih Lanjut
  • Awal Kelahiran Sang JAGOAN

    Panggil saja aku Joy, anak bungsu dari 2 bersaudara yang berasal dari kota Solo. Empat tahun yang lalu, tepatnya tahun 2014, aku memutuskan untuk mengadu nasib ke Kota Pahlawan untuk melanjutkan studiku di Universitas Kristen Petra Surabaya dan mengambil salah satu jurusan yang kata mereka “cuman ngegambar doang” atau yang biasa disebut Desain Komunikasi Visual.

    Baca Lebih Lanjut
  • Tentang Penerimaan

    Semua orang ingin diterima dengan baik. Saya mempelajari penerimaan ketika saya menjalani kuliah Magister Profesi Psikologi. Setiap klien yang datang kepada saya, mereka hanya ingin saya dengarkan dan diterima pendapatnya. Meskipun sering kali saya merasa kontra dengan pendapat mereka, saya sebisa mungkin menyampaikan suatu hal dengan cara tertentu agar klien tersebut merasa diterima pemikirannya dan

    Baca Lebih Lanjut
  • Melepaskan Diri dari Lingkaran Petaka

    Sebagai perempuan kecil, dulu aku terlahir dari keluarga yang menggoreskan begitu banyak rasa. Rasa yang tidak kuinginkan mendominasi dan membentuk aku yang sekarang. Semua dimulai dengan kebiasaan perfeksionis ibuku dalam hal kebersihan. Tidak banyak waktu tersisa untuk kegiatan lain—mencari teman, atau hal yang membuat rileks apa pun itu—selain berbenah dan membersihkan apa-apa yang mengganggu ibu.

    Baca Lebih Lanjut
  • Betah di Kroma dengan Pasaar Rumahan

    Rumah lebih dari tempat istirahat, tapi juga menjadi tempat menemukan inspirasi. Itulah yang membuat kunjungan ceritaperempuan.id ke Pasar Rumahaan yang diadakan Kroma (@kroma.id), Jakarta pada 24-25 Maret lalu. Melangkahkan kaki masuk ke Kroma seperti pulang ke rumah sendiri—begitu menenangkan dan menyenangkan. Dengan suasana hangat serta tenant yang beragam, Pasaar Rumahan adalah konsep yang diwujudkan oleh

    Baca Lebih Lanjut
  • Forgiveness is a Long Process

    Ilustrasi dari Pinterest Saya anak bungsu dari dua bersaudara. Sedari kecil, saya jarang menceritakan masalah-masalah. Orang tua saya memang tidak terlau antusias mendengarkan pengalaman saya sehari-hari, sehingga saya pun semakin tertutup. Kalau diingat-ingat, pergaulan sosial saya sejak SD sudah kurang menyenangkan. Awalnya, saya mencoba mengikuti arus dengan ikut-ikutan bikin geng. Namun, suatu hari, saya merasa

    Baca Lebih Lanjut